TBLA atau Tunas Baru Lampung Tbk ini oleh BEI dikategorikan ke dalam sektor Agricultural berbarengan dengan AALI, SMAR, UNSP, SIMP dan lain-lain yang mayoritas merupakan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Jadi biasanya sektor seperti ini memiliki tipikal bisnis yang cyclical, naik turun labanya tergantung dari harga komoditas CPO sehingga apabila harga CPO turun, maka turun pula labanya dan sebaliknya.
Akan tetapi untuk TBLA ini sedikit berbeda, karena perusahaan ini memiliki diversifikasi usaha, selain memiliki kebun sawit, TBLA juga memiliki ladang tebu dengan kontribusi dari sawit 70% dan tebu 30%. Jadi apabila harga CPO anjlok paling tidak kontribusi dari ladang tebu bisa menutupi. Selain itu, perusahaan memiliki industri hulu-hilir dari kedua komoditas tersebut. Jadi di sektor hulu perusahaan memiliki kebun sawit dan tebu, di sektor hilir perusahaan menjual minyak goreng dan gula pasir dengan merek Rose Brand.
![]() |
| Produk hilirisasi berupa minyak goreng dan gula pasir dengan merek Rose Brand dari TBLA |
