Showing posts with label doid. Show all posts
Showing posts with label doid. Show all posts

Monday, June 1, 2020

Saham Potensi Multibagger: DOID

Saham batubara saat ini sedang tidak menarik, selain karena harga batubara yang tengah anjlok, juga karena hampir semua negara terkena impact perlambatan bahkan kontraksi ekonomi akibat pandemi Covid 19, sehingga permintaan akan batubara sebagai energi bahan baku utama yang dibutuhkan oleh industri-industri, pembangkit listrik otomatis menurun. Dan sampai saat ini masih belum tampak arah kapan akan berakhirnya pandemi ini. Sementara semboyan-semboyan new-normal mulai digaungkan, beberapa negara yang telah mulai membuka aktivitas ekonominya kembali mengalami peningkatan jumlah positif Covid-19, sehingga semboyan new-normal tadi masih akan membutuhkan waktu untuk dapat diadaptasi oleh pelaku industri. Dan apabila seandainya new-normal berhasil diadaptasi, tetapi secara nilai ekonomi tidak akan pernah sama lagi seperti sebelum masa pandemi. Terkecuali apabila vaksin atau antivirus dari Covid-19 ini segera ditemukan, maka waktu yang dibutuhkan agar ekonomi dapat pulih lagi lebih cepat.

Pandemi ini juga mengharuskan kita para investor untuk lebih berhati-hati dalam menganalisis bisnis yang akan kita pilih. Selain harus meneliti prospek industri perusahaan tersebut setelah pandemi, maka perlu diperhatikan juga resiko hutang yang dimiliki. Dari segi industri, maka sebenarnya prospek industri batubara kedepannya masih bisa dibilang positif, meskipun permintaan China akan batubara berangsur-angsur menurun, saat ini ada banyak negara berkembang yang menjadi pendorong utama menggantikan permintaan China, seperti negara-negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Meskipun saat ini permintaan akan batubara menurun karena memang roda industri di masing-masing negara tersebut dipaksa melambat, tapi dalam jangka menengah-panjang, batubara tetap masih akan dibutuhkan sebagai komoditas pembangkit energi di negara-negara berkembang tadi yang belakangan industrinya tumbuh sangat cepat. Dan pandemi ini bukan berarti akan menghentikan prospek tadi, tapi hanya menunda sebelum nanti keadaan berangsur pulih.

Apabila pada tulisan sebelumnya kita membahas tentang PT. Bukit Asam Tbk, yang fundamentalnya cenderung lebih solid, kali ini kita akan membahas salah satu operator tambang batubara, yaitu Delta Dunia Makmur, yang harga sahamnya terus turun dari puncaknya awal 2018 pada harga 1100an sampai mentok di 90an pada market crash Maret 2020 kemaren dan sekarang cenderung adem di 120-130an. Dibandingkan dengan PTBA yang sahamnya hanya turun setengahnya dari puncaknya pada 2018, DOID sudah turun seperseluh dari harga puncaknya. Dan jika PTBA kemungkinan besar masih akan membukukan laba (walaupun pasti tergerus) pada tahun ini, bagaimana dengan DOID? Apakah cocok menjadi pilihan saham multibagger yang potensi profitnya bisa berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan PTBA?