Dibandingkan dengan perusahaan "ayam-ayam" lain seperti Japfa ataupun Charoen Pokphand, MAIN ini kalah tenar dan kalah jauh secara skala bisnis maupun fundamentalnya. Berdasarkan rilis laporan keuangan Q1 2020 MAIN mengalami penurunan laba bersih -84% dibandingkan tahun lalu. Sedangkan JPFA masih mengalami pertumbuhan pendapatan dan laba, begitu juga dengan CPIN. Lalu kenapa malah bahas MAIN? Apakah prospek MAIN ini masih bagus padahal pada kuartal 1 saja yang ketika itu pandemi belum terlalu berdampak tetapi bisnis perusahaan sudah hancur-hancuran? (CPIN akan kita exclude dari pembahasan, karena valuasinya yang sudah tergolong premium, jadi kita akan lebih fokus terhadap MAIN dan JPFA)
Catatan seorang part-time investor terkait analisis dan aksi investasi sahamnya
Showing posts with label harga wajar saham. Show all posts
Showing posts with label harga wajar saham. Show all posts
Saturday, June 20, 2020
Prospek Multibagger Saham Ayam MAIN & JPFA
Sunday, May 5, 2019
KBLI - KMI Wire and Cable
Perusahaan ini sempat booming pada tahun 2016 dimana ketika itu harga sahamnya naik gila-gilaan dari harga 100 perak melonjak hingga tembus 700 di sepanjang 2016. Seharusnya perusahaan ini booming ketika pemerintah mendengungkan mega proyek pembangunan pembangkit listrik 20.000 MW pada 2014 lalu (bahkan pemerintah menaikkan menjadi 35.000 MW), tetapi karena proyeknya baru gencar dieksekusi hampir dua tahun kemudian, maka impact-nya ke perusahaan-perusahaan kabel baru terlihat pada laporan keuangan 2016 dan alhasil harga saham-saham perusahaan kabel melambung tinggi, terutama KBLI ini karena memang dibandingkan kompetitornya yang lain, perusahaan ini memiliki fundamental paling bagus.
Akan tetapi, kenaikan harga saham KBLI ini hanya terjadi di sepanjang tahun 2016 saja, setelah Q1 2017 berlalu harga sahamnya terjun dari 700 menuju 400an dan terus turun selama tahun 2018 hingga akhirnya mentok di angka 200an di akhir 2018. Memasuki tahun 2019 KBLI mulai rebound, dan terus naik dari harga 300 pada awal tahun hingga per kemarin harga sahamnya ditutup di angka 454, sudah naik lebih dari 40%. Hal ini tidak lain diakibatkan oleh performa KBLI di sepanjang kuartal I 2019 dimana perusahaan membukukan kenaikan laba 199%. Lalu apakah di harga 450an tersebut KBLI masih punya potensi untuk naik? Dan bagaimana resiko serta prospeknya?
Monday, December 31, 2018
Cara Menilai Harga Wajar suatu Saham (Bag. III: Discounted Owner's Earning)
Sebelumnya kita sudah membahas metode Fair PBV Ratio disini, dimana metode ini cocok digunakan di kebanyakan perusahaan-perusahaan di BEI karena mayoritas merupakan perusahaan heavy-asset. Akan tetapi, metode ini tidak bisa diterapkan untuk perusahaan-perusahaan yang memiliki intangible-asset seperti aset merk yang mungkin sudah sangat melekat di telinga rakyat Indonesia dimana nilai dari aset ini sangat sulit untuk diperkirakan. Lalu bagaimana cara menilai harga wajar sahamnya?
Subscribe to:
Posts (Atom)
